The Shadow Puppets Show

Wayang kulit merupakan salah satu kebuadayaan asli Indonesia. Keistiewaan dari kebuadayaan ini adalah kebudayaan ini dahulunya digunakan sebagai media untuk mempersatukan dua kebuadayaan yang berbeda, hingga sekarang praktis umum kebudayaan yang sudah lebih dari 1 abad ini memang merupakan everlasting living masterpiece, selain mempertunjukan pentas boneka, wayang kulit memiliki makna dan mengandung nilai – nilai kehidupan sehari – hari,

waktu menunjukan pukul 21.00 WIB dalang Marwoto berasal dari desa bantarwuning, kota Purwokerto Kabupaten Banyumas mulai memainkan keahliannya dihadapan para pemirsa setempat.

Kumba Karno Figure

Kumbakarno seorang raksasa dari ratusan balakurawa, dengan watak jahat dan licik, mencoba menghalangi para pandawa yang sedang melakukan perjalanan untuk mencari Wahyu Mahkutoromo.

percakapan diantara Bima dan Kumbokarno dilakukan ketika Kumbokarno mencoba menghalangi Bima untuk melanjutkan perjalanan. pada kondisi ini terlihat sekali cerminan kondisi kehidupan sehari hari bahwa memang niat baik akan  tidak mudah, selalu saja hambatan muncul, apakah itu godaan, atau gangguan, dan disinilah sebenarnya dilakukan pengujian terhadap daya tahan dan konsistensi dari niat yang telah terucap di awal pelaksanaan amanah.

Pertarungan antara Bima dengan Kumbakarno pun terjadi,begitu saktinya kedua kubu, sampai – sampai sang raksasa tidak mati ditsusuk dengan Kuku sakti pancanaka, malah Kumbakarno mencoba menyerang Bima kembali.

namun memang Kuku sakti bima jauh lebih ampuh untuk melumpuhkan Saudara Rahwana ini, dengan demikian Pandawa dapat meneruskan perjalanannya untuk mencari Wahyu, dan akhirnya wahyukahkutoromo ditemukan hingga, negeri hastinapura dapat kembali menjadi makmur dan jauh dari malabencana.

Foto – foto ini diambil saat pagelaran wayang kulit di Purwokerto, tepatnya di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. pada tanggal 2 April 2011. pagelaran wayang ini dilaksanakan untuk hiburan warga setempat dalam rangka peresmian gedung Aula Widya Utama. acara berlangsung pada pukul 21.00 hingga pukul 04.30 WIB pagi waktu setempat. Dalang Marwoto memainkan lakon Wahyu Mahkuto Romo.

Advertisements

2 Comments

Filed under Story dan Essai

2 responses to “The Shadow Puppets Show

  1. imamase

    fotonya keren keren mas
    klo mau pake buat buku pariwisata boleh ngga?
    makasih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s